• dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman)[622]. Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.
  • (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
  • Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.
  • Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.
Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Minggu, 10 Juni 2012

MAHASISWA Hari ini


Mahasiswa, sebuah gelar yang merupakan kebanggaan bagi para pemuda yang telah berhasil bersaing dengan sekian banyak jumlah pemuda dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
Namun, mahasiswa yang menurut survey jumlahnya adalah 1% dari jumlah penduduk Indonesia yaitu sekitar 2 juta jiwa dari 200 juta penduduk Indonesia, pada hari ini sudah lupa akan tugas dan fungsinya, sudah lupa akan sejarah yang membesarkan namanya, dan sudah lupa dengan apa yang membuat nama mahasiswa dikenal.
Hal ini disebabkan oleh krisis yang melanda pemuda Indonesia yang termasuk didalamnya mahasiswa, yaitu krisis kepemiminan, krisis moral, krisis nasionalisme, krisis tanggung jawab serta krisis tekad dan semangat yang merupakan identitas diri bagi seorang pemuda. Jika diamati dengan seksama hal tersebut adalah aspek yang sudah seharusnya melekat dan menjadi jati diri mahasiswa sendiri.
Namun, hal tersebut sangat sulit ditemukan pada diri mahasiswa di hari ini. Mereka yang mengaku mahasiswa, kaum intelektual yang tidak banyak orang mampu mendapatkan gelar tersebut, nyatanya telah mengubah sejarah peradaban mahasiswa.
Mahasiswa yang sejak zaman era 1965 adalah sosok yang ditakuti oleh pemerintah, hingga tegaknya orde reformasi yang merupakan titik ledak pencapaian besar mahasiswa, saat ini nama mahasiswa seakan hilang dari pandangan masyarakat.
Jika dilihat sejarah tentang mahasiswa yang dimana mengawali sejarah pergerakan di Indonesia, melalui suara-suara dan gerakan-gerakan yang pro rakyatnya. Sosok yang berfungsi mengontrol kinerja dan kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat, telah berhasil membawa berbagai perubahan besar untuk negeri Indonesia sendiri.
Diawali dengan mahasiswa yang pada zaman orde baru mampu menurunkan rezim soekarno, sebab mahasiswa sudah muak menyaksikan korupsi birokrasi, ketimpangan sosial dan ancaman PKI (Partai Komunis Indonesia) melalui tritura (tiga tuntutan rakat). Mahasiswa menganggap perlu untuk menurunkan rezim soekarno dengan berbagai penyimpangan yang telah dilakukan. Dengan berhimpun dan turun kejalan menyuarakan keluh-kesah rakyat dalam bentuk AKSI. Respon rezim soekarno yang represif menyebabkan gugurnya tokoh mahasiswa yang dikenal sebagai Pahlawan Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat), yaitu Arif Rahman Hakim dari Universitas Indonesia.
Hingga masa bergulirnya orde baru menjadi orde reformasi yang disebabkan terjadinya berbagai penyimpangan seperti KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) kekuasaan otoriter, dan segala bentuk penyimpangan terhadap rakyat. Ratusan ribu mahasiswa bersatu turun kejalan dalam aksinya mengecam pemerintahan presiden soeharto. Dan pada akhirnya presiden soeharto mengundurkan diri setelah 32 tahun berkuasa di Indonesia.
Namun pada hari ini sejarah telah berubah, fungsi pengontrolan terhadap pemerintah seakan hilang. Mahasiswa sibuk akan tugas- tugas kuliahnya dan sibuk akan menghabiskan masa mudanya dengan kesenang- senangan sementara. AKSI dianggap tabuh, ORGANISASI dianggap pengganggu. Sejarah kejayaan mahasiswa telah diubah oleh mahasiswa sendiri. Pemerintah semakin berkuasa, sedangkan rakyat makin sengsara. Namun mahasiswa di hari ini sibuk akan dirinya sendiri. Tidak memikirkan masyarakat bangsa dan negaranya sendiri.
Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta


SUDAHKAH KITA BERKONTRIBUSI UNTUK NEGERI INI ???
KEPADA PARA MAHASISWA !!!
Mari kita kembalikan sejarah kejayaan mahasiswa yang telah lama hilang.
HIDUP MAHASISWA !!!
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Pena Perjuangan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger